Tampilkan postingan dengan label Maradilla Syachridar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maradilla Syachridar. Tampilkan semua postingan


"Do... re... mi...
Dentingan nada berkait dengan lirik menjadi sebuah lagu.
Menyampaikan suatu makna kepada pendengarnya.
Fa... sol...
Lalu, lagu itu mengalun hingga ke benak kita.
Menguak memori atas rindu, harapan, bahkan mungkin patah hati.
La... si... do...
Dan ketika nada terakhir usia, memori itu masih melekat di pikiran.
Membuat kita bertanya-tanya,
bagaimana sebuah lagu begitu mampu menyimpan kenangan dalam nada-nadanya
Ritme lagu apa yang ada dalam memorimu?"

14 Penulis, 14 Cerita, Satu tema. Tema apa yang bisa menyatukan 14 penulis berbeda-beda ini? Yup, benar. Dari packaging buku-nya plus sinopsis luarnya pun langsung bisa ketebak kalo buku ini ngomongin tentang musik. Musik emang sudah jadi salah satu sumber inspirasi terbesar para penulis. Satu lagu bisa berbeda makna bagi tiap orang. Beda lagu beda kenangan beda pula interpretasinya. Dan ke-14 penulis ini membagi kenangan dan kesan yang mereka dapat dari satu lagu favorite-nya melalui buku ini.


Ia mengiringimu, menyetia dalam diam.
Kadang, kau menantinya, menunggu kedatangannya.
Tak jarang, kau memaki, mengutuk kepergiannya.
Namun, ia masih mengiringimu, menyetia dalam diam.
Begitulah cinta seperti seharusnya. Seperti hari-hari yang menampung keluh kesah, membangun keabadian, mencipta sejarah dalam kenangan.
Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu.
Ia menyetia. Menyertamu dalam luka, juga bahagia.
Menuju(h) adalah kolaborasi tujuh penulis muda, berbagi cerita tentang hari-hri yang menyetia.

Postingan Lama Beranda